Logo Desa

Desa Nabang Baru

Kabupaten Lampung Timur
Provinsi Lampung

Loading

Desa Nabang Baru

Hari Libur Nasional

Kenaikan Yesus Kristus

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik

BERSAMA INDONESIA MAJU MENUJU INDONESIA EMAS 2045

Menuju Desa Cerdas & Digital

IMPLEMENTASI DESA DIGITAL 2026

BUMEI TUWAH BEPADAN SEMAKIN BERJAYA

Info
Selamat datang di Website Resmi Desa Nabang Baru Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung

Berita Desa

Komentar Terbaru

Bandar Lampung,sidakpost-Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintahan Desa seluruh Indonesia Merah Putih Provinsi Lampung ( DPD APDESI MP ) hari ini Resmi Dilantik oleh ketua umum DPP Anwar Sadat, pelantikan diselenggarakan di Balai Kratun Lantai 3 Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung.Selasa 5 Mei 2026.

Ketua Umum DPP Anwar sadat dalam sambutan nya menjelaskan menekankan pentingnya organisasi desa sebagai garda terdepan pembangunan dan ujung tombak ekonomi desa. Jadikan APDESI Merah Putih Sebagai Rumah Juang Kepala Desa Rumah Aspirasi dan Advokasi.

“APDESi MP harus bersinergi dan menyatukan kekuatan  antara organisasi desa dengan pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota. Pengurus yang baru dilantik diminta memfokuskan program kerja pada advokasi,memperjuangkan kebutuhan desa agar desa lebih mandiri dan berprestasi.

Lanjut sadat, Kita harus optimistis, Desa saat ini menjadi Prioritas Presiden Prabowo Subianto diarahkan pada pembangunan berbasis desa untuk mencapai pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Salah Satu Program Setrategis Nasional adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: Program andalan ini menargetkan pengoperasian 30.000 koperasi di seluruh desa pada akhir 2026, yang fokus pada pengelolaan hasil pertanian dan distribusi bahan pokok.

Program PSN Kedua adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dibangun di desa-desa, menciptakan lapangan kerja dan menyerap hasil panen petani dan nelayan lokal.

Ketiga Pembangunan 5.000 Desa Nelayan Modern: Target pembangunan desa nelayan modern hingga 2029 dengan fasilitas lengkap seperti cold storage dan dermaga.

Program – program ini ada didesa, ketua umum mengajak para kades manfaatkan Program Nasional ini sebagai Peluang bukan Masalah. desa tidak hanya menjadi objek, melainkan subjek dan pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto walaupun masih ada kekurangan dalam Program-program ini mari kita sama-sama memberikan kritik yang konstruktif agar menjadi bahan evaluasi,”Pungkasnya.

Gubernur Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.menghadiri pelantikan secara langsung dalam sambutan nya Mirza menjaskan  Menurut nya Sinergi antara APDESI merah Putih dan pemerintah provinsi sangat krusial untuk mempercepat pembangunan ekonomi, menciptakan kemandirian desa, dan menyelaraskan program prioritas daerah. Kolaborasi ini memastikan efektivitas pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga, .,”Jelas nya.

Lanjut, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pembangunan ekonomi ke depan harus bertumpu pada desa sebagai pusat pertumbuhan baru di Provinsi Lampung. Ia menilai perbaikan kesejahteraan petani dan penguatan ekonomi desa menjadi kunci utama mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.

“Ekonomi kita tumbuh, dan pertumbuhan itu ada di desa. Karena itu, seluruh kebijakan harus diarahkan untuk memperkuat desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga secara simbolis menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta per desa kepada 2.446 desa di seluruh Provinsi Lampung sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah provinsi terhadap pembangunan desa. ketua DPD Apdesi Merah Putih Provinsi Lampung Lekat Dulah Adi Putra menerima Secara Simbolis.

Rahmat Mirzani menjelaskan, selama ini struktur ekonomi Lampung masih belum berpihak pada desa. Sebanyak 70 persen penduduk Lampung tinggal di desa, namun perputaran ekonomi justru lebih besar terjadi di wilayah perkotaan.

Kondisi tersebut, menurutnya, merupakan dampak dari sistem ekonomi lama yang cenderung mendorong pertumbuhan dari atas ke bawah (trickle down effect), sehingga petani sebagai pelaku utama di desa hanya mendapatkan bagian kecil dari rantai nilai ekonomi.

Akibatnya, komoditas utama seperti padi, jagung, dan singkong kerap mengalami fluktuasi harga yang merugikan petani. Bahkan dalam beberapa periode, harga hasil panen tidak mampu menutup biaya produksi.

Gubernur menyebut kondisi ini berdampak luas, mulai dari rendahnya pendapatan petani, terbatasnya akses pendidikan, hingga rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung yang berada di peringkat 26 secara nasional.

Namun, ia optimistis kondisi tersebut mulai berubah seiring kebijakan nasional yang kini lebih berpihak kepada desa, termasuk melalui peningkatan harga komoditas pertanian.

Menurut Gubernur, dampak positif sudah mulai terlihat, antara lain meningkatnya pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pajak bumi dan bangunan di wilayah pedesaan, serta naiknya pembelian kendaraan hingga hampir 20 persen dalam tiga bulan terakhir.

Selain itu, jumlah pendaftar perguruan tinggi dari kalangan masyarakat desa juga meningkat sekitar 20 persen, menunjukkan adanya perbaikan daya beli dan kesadaran pendidikan.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, akan memperkuat kebijakan hilirisasi produk pertanian agar nilai tambah tidak lagi keluar dari desa.

Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah pemberian pupuk organik cair (POC) ke seluruh desa melalui program Desaku maju. Setiap unit POC mampu melayani hingga 400 hektare lahan dan diberikan secara gratis kepada petani.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan distribusi 500 unit dryer atau alat pengering hasil pertanian hingga tahun 2028. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual komoditas seperti padi dan jagung.

Dengan adanya fasilitas pengering, desa diharapkan mampu mengembangkan industri turunan seperti pakan ternak berbasis jagung dan singkong, sehingga menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih mandiri.

Gubernur juga menekankan pentingnya peran kepala desa sebagai ujung tombak pemerintahan dalam mengelola potensi lokal dan memastikan kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia meminta APDESI Merah Putih menjadi organisasi yang mampu menjadi role model dalam inovasi dan pelayanan publik di tingkat desa.

Sementara itu, Ketua DPD APDESI Merah Putih Provinsi Lampung Lekat Dullah Adiputra menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh program pemerintah provinsi serta menjaga sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Ia juga memastikan APDESI akan melakukan konsolidasi hingga tingkat kabupaten guna memastikan seluruh kebijakan berjalan satu komando dan tepat sasaran.

Ketua DPD Apdesi MP Lampung juga Mengucpkan Terimakasih kepada Gubernur Lampung yang telah mendukung Penuh APDESi merah Putih Di provinsi Lampung, insyaallah Apdesi merah putih akan terus berkolaborasi dalam semua program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung yang ada di desa kami.

Tampak hadir 4 Anggota DPD RI, Stafsus Menteri Desa, Forkopimda Provinsi Lampung para bupati di lampung,Kadis PMDT Provinsi, Kadis PMD kabupaten se provinsi lampung, tokoh adat Irjen Pol Pur Ike edwin, praktisi hukum Hermawan, Tokoh masyarakat Pengiat Desa,  250 kepala desa se-provinsi Lampung dan para undangan.

Bandar Lampung,sidakpost-Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintahan Desa seluruh Indonesia Merah Putih Provinsi Lampung ( DPD APDESI MP ) hari ini Resmi Dilantik oleh ketua umum DPP Anwar Sadat, pelantikan diselenggarakan di Balai Kratun Lantai 3 Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung.Selasa 5 Mei 2026.

Ketua Umum DPP Anwar sadat dalam sambutan nya menjelaskan menekankan pentingnya organisasi desa sebagai garda terdepan pembangunan dan ujung tombak ekonomi desa. Jadikan APDESI Merah Putih Sebagai Rumah Juang Kepala Desa Rumah Aspirasi dan Advokasi.

“APDESi MP harus bersinergi dan menyatukan kekuatan  antara organisasi desa dengan pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota. Pengurus yang baru dilantik diminta memfokuskan program kerja pada advokasi,memperjuangkan kebutuhan desa agar desa lebih mandiri dan berprestasi.

Lanjut sadat, Kita harus optimistis, Desa saat ini menjadi Prioritas Presiden Prabowo Subianto diarahkan pada pembangunan berbasis desa untuk mencapai pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Salah Satu Program Setrategis Nasional adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: Program andalan ini menargetkan pengoperasian 30.000 koperasi di seluruh desa pada akhir 2026, yang fokus pada pengelolaan hasil pertanian dan distribusi bahan pokok.

Program PSN Kedua adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dibangun di desa-desa, menciptakan lapangan kerja dan menyerap hasil panen petani dan nelayan lokal.

Ketiga Pembangunan 5.000 Desa Nelayan Modern: Target pembangunan desa nelayan modern hingga 2029 dengan fasilitas lengkap seperti cold storage dan dermaga.

Program – program ini ada didesa, ketua umum mengajak para kades manfaatkan Program Nasional ini sebagai Peluang bukan Masalah. desa tidak hanya menjadi objek, melainkan subjek dan pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto walaupun masih ada kekurangan dalam Program-program ini mari kita sama-sama memberikan kritik yang konstruktif agar menjadi bahan evaluasi,”Pungkasnya.

Gubernur Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.menghadiri pelantikan secara langsung dalam sambutan nya Mirza menjaskan  Menurut nya Sinergi antara APDESI merah Putih dan pemerintah provinsi sangat krusial untuk mempercepat pembangunan ekonomi, menciptakan kemandirian desa, dan menyelaraskan program prioritas daerah. Kolaborasi ini memastikan efektivitas pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga, .,”Jelas nya.

Lanjut, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pembangunan ekonomi ke depan harus bertumpu pada desa sebagai pusat pertumbuhan baru di Provinsi Lampung. Ia menilai perbaikan kesejahteraan petani dan penguatan ekonomi desa menjadi kunci utama mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.

“Ekonomi kita tumbuh, dan pertumbuhan itu ada di desa. Karena itu, seluruh kebijakan harus diarahkan untuk memperkuat desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga secara simbolis menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta per desa kepada 2.446 desa di seluruh Provinsi Lampung sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah provinsi terhadap pembangunan desa. ketua DPD Apdesi Merah Putih Provinsi Lampung Lekat Dulah Adi Putra menerima Secara Simbolis.

Rahmat Mirzani menjelaskan, selama ini struktur ekonomi Lampung masih belum berpihak pada desa. Sebanyak 70 persen penduduk Lampung tinggal di desa, namun perputaran ekonomi justru lebih besar terjadi di wilayah perkotaan.

Kondisi tersebut, menurutnya, merupakan dampak dari sistem ekonomi lama yang cenderung mendorong pertumbuhan dari atas ke bawah (trickle down effect), sehingga petani sebagai pelaku utama di desa hanya mendapatkan bagian kecil dari rantai nilai ekonomi.

Akibatnya, komoditas utama seperti padi, jagung, dan singkong kerap mengalami fluktuasi harga yang merugikan petani. Bahkan dalam beberapa periode, harga hasil panen tidak mampu menutup biaya produksi.

Gubernur menyebut kondisi ini berdampak luas, mulai dari rendahnya pendapatan petani, terbatasnya akses pendidikan, hingga rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung yang berada di peringkat 26 secara nasional.

Namun, ia optimistis kondisi tersebut mulai berubah seiring kebijakan nasional yang kini lebih berpihak kepada desa, termasuk melalui peningkatan harga komoditas pertanian.

Menurut Gubernur, dampak positif sudah mulai terlihat, antara lain meningkatnya pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pajak bumi dan bangunan di wilayah pedesaan, serta naiknya pembelian kendaraan hingga hampir 20 persen dalam tiga bulan terakhir.

Selain itu, jumlah pendaftar perguruan tinggi dari kalangan masyarakat desa juga meningkat sekitar 20 persen, menunjukkan adanya perbaikan daya beli dan kesadaran pendidikan.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, akan memperkuat kebijakan hilirisasi produk pertanian agar nilai tambah tidak lagi keluar dari desa.

Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah pemberian pupuk organik cair (POC) ke seluruh desa melalui program Desaku maju. Setiap unit POC mampu melayani hingga 400 hektare lahan dan diberikan secara gratis kepada petani.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan distribusi 500 unit dryer atau alat pengering hasil pertanian hingga tahun 2028. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual komoditas seperti padi dan jagung.

Dengan adanya fasilitas pengering, desa diharapkan mampu mengembangkan industri turunan seperti pakan ternak berbasis jagung dan singkong, sehingga menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih mandiri.

Gubernur juga menekankan pentingnya peran kepala desa sebagai ujung tombak pemerintahan dalam mengelola potensi lokal dan memastikan kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia meminta APDESI Merah Putih menjadi organisasi yang mampu menjadi role model dalam inovasi dan pelayanan publik di tingkat desa.

Sementara itu, Ketua DPD APDESI Merah Putih Provinsi Lampung Lekat Dullah Adiputra menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh program pemerintah provinsi serta menjaga sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Ia juga memastikan APDESI akan melakukan konsolidasi hingga tingkat kabupaten guna memastikan seluruh kebijakan berjalan satu komando dan tepat sasaran.

Ketua DPD Apdesi MP Lampung juga Mengucpkan Terimakasih kepada Gubernur Lampung yang telah mendukung Penuh APDESi merah Putih Di provinsi Lampung, insyaallah Apdesi merah putih akan terus berkolaborasi dalam semua program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung yang ada di desa kami.

Tampak hadir 4 Anggota DPD RI, Stafsus Menteri Desa, Forkopimda Provinsi Lampung para bupati di lampung,Kadis PMDT Provinsi, Kadis PMD kabupaten se provinsi lampung, tokoh adat Irjen Pol Pur Ike edwin, praktisi hukum Hermawan, Tokoh masyarakat Pengiat Desa,  250 kepala desa se-provinsi Lampung dan para undangan.

Desa

1,244

Laki-laki

Laki-laki 1,244 penduduk

1,210

Perempuan

Perempuan 1,210 penduduk

2,454

JUMLAH

0

BELUM MENGISI

2,454

TOTAL

TOTAL 2,454 penduduk

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa Nabang Baru untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Desa Nabang Baru

Kepala Desa

Sucipto, S.Ag

Tidak Ada di Kantor

Sekretaris

Joko Suprayitno

Tidak Ada di Kantor

Kasi Pemerintahan

TRY ADI, S.Kom

Tidak Ada di Kantor

Kasi Pelayanan

Kodri Sanjaya

Tidak Ada di Kantor

Kasi Kesejahteraan

Supani

Tidak Ada di Kantor

Kaur Umum Dan TU

Nasirul Ahzan

Tidak Ada di Kantor

Kaur Keuangan

Hariansyah

Tidak Ada di Kantor

Kaur Perencanaan

BBB

Tidak Ada di Kantor

Kadus I

Mamik Hidayat

Tidak Ada di Kantor

Kadus II

Suyitno

Tidak Ada di Kantor

Kadus III

Asmawi

Tidak Ada di Kantor

Kadus IV

Suprapto

Tidak Ada di Kantor

Kadus V

Ahamad Suaydi

Tidak Ada di Kantor

OP Website Desa

Sevi Arifa

Tidak Ada di Kantor
Jam Kerja
Hari Masuk Keluar
Senin 07:30:00 15:30:00
Selasa 07:30:00 15:30:00
Rabu 07:30:00 15:30:00
Kamis 07:30:00 15:30:00
Jumat 07:30:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur
Komentar
Agenda

Untuk sementara, belum ada agenda yang akan dilaksanakan.

Statistik Pengunjung
Hari ini : 1
Kemarin : 43
Total Pengunjung : 22.714
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.217.143
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v204.13
Jam Kerja
Hari Masuk Keluar
Senin 07:30:00 15:30:00
Selasa 07:30:00 15:30:00
Rabu 07:30:00 15:30:00
Kamis 07:30:00 15:30:00
Jumat 07:30:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur
Komentar
Agenda

Untuk sementara, belum ada agenda yang akan dilaksanakan.

Statistik Pengunjung
Hari ini : 1
Kemarin : 43
Total Pengunjung : 22.714
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.217.143
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v204.13

Transparansi Anggaran

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan

Pemerintah Desa Nabang Baru

Sucipto, S.Ag

Kepala Desa


Tidak Ada di Kantor

Joko Suprayitno

Sekretaris
Tidak Ada di Kantor

TRY ADI, S.Kom

Kasi Pemerintahan
Tidak Ada di Kantor

Kodri Sanjaya

Kasi Pelayanan
Tidak Ada di Kantor

Supani

Kasi Kesejahteraan
Tidak Ada di Kantor

Nasirul Ahzan

Kaur Umum Dan TU
Tidak Ada di Kantor

Hariansyah

Kaur Keuangan
Tidak Ada di Kantor

BBB

Kaur Perencanaan
Tidak Ada di Kantor

Mamik Hidayat

Kadus I
Tidak Ada di Kantor

Suyitno

Kadus II
Tidak Ada di Kantor

Asmawi

Kadus III
Tidak Ada di Kantor

Suprapto

Kadus IV
Tidak Ada di Kantor

Ahamad Suaydi

Kadus V
Tidak Ada di Kantor

Sevi Arifa

OP Website Desa
Tidak Ada di Kantor